Secangkir teh hangat diatas meja menemani dua hati yang sedang bercengkerama bersama segarnya udara pagi. Keduanya dalam kegundahan alam pikiran masing-masing.
Hati 1 : ” Kamu pilih posisi 1 atau posisi 2?”
Hati 2 : ” Posisi 1, kenapa?”
Hati 1 : ” Kok posisi 1? Bukankah Aisyah di posisi 2? Kalo di posisi 1, berarti kita belum bisa menjaga dia dong…?? karena dia masih butuh posisi 2 buat bersama-sama menopang langkah.”
Hati 2 : ” Tak semudah itu kau mengatakan, tak sedangkal itu kau berfikir.”
Hati 1 : ” Apa yang akan kau katakan padanya?”
Hati 2 : ” Komunikasi adalah hal yang utama. Aku bukanlah wanita yang sempurna, yang bisa memberikan semua yang dia minta. Aku hanya wanita akhir zaman yang sedang berusaha untuk sholeh. Betapa sombongnya aku andaikan aku hanya berfikir bahwa aku adalah orang yang sempurna yang tak mau berbagi. Amal apa sih yang telah kuperbuat, sesempurna apasih diriku di matanya dan di mataNya? Andaikan harus ada yang diposisi 2, maka aku ridho dan ikhlas.”
Hati 1 : ” Adam diciptakan hanya untuk 1 hawa. Bukan untuk Hawa 1, Hawa 2, hawa 3 ataupun Hawa 4.”
Continued on the next time ……