<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MuTiA_sAbiRa</title>
	<atom:link href="http://mutiatun.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mutiatun.wordpress.com</link>
	<description>PeNcaRi iLmu yaNG bertEbaRan di mUkA bUMi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jan 2012 14:08:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mutiatun.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MuTiA_sAbiRa</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mutiatun.wordpress.com/osd.xml" title="MuTiA_sAbiRa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mutiatun.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>kEsEmpUrNaaN sEpARoH DiiN</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2010/03/28/kesempurnaan-separoh-diin/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2010/03/28/kesempurnaan-separoh-diin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 05:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[mY BraiN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Di suatu pagi yang cerah, matahari keluar dari peraduanya untuk menyambut kedatangan sang bayi mungil. Sang bayi yang baru saja datang dari dunia rahim ke dunia yang fana ini. Di pagi ini pula ia belajar menangis. Mulai dari menangis perlahan, menangis manja sampai menangis tersedu-sedu. Di esok harinya, ia mulai mengedipkan matanya yang masih sayu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=184&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000080;"><strong>Di</strong></span> suatu pagi yang cerah, matahari keluar dari peraduanya untuk menyambut kedatangan sang bayi mungil. Sang bayi yang baru saja datang dari dunia rahim ke dunia yang fana ini. Di pagi ini pula ia belajar menangis. Mulai dari menangis perlahan, menangis manja sampai menangis tersedu-sedu. Di esok harinya, ia mulai mengedipkan matanya yang masih sayu. Di hari itu pula bayi belajar  berkedip. Mulai dari berkedip perlahan, berkedip manja sampai berkedip-kedip. Di hari-hari selanjutnya hingga genap 365 hari sang bayi telah banyak belajar tentang psikomotorik.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Se</strong></span>makin bertambah usia hingga sang bayi dinyatakan balita, bayimulai tampak lincah. Tak hanya psikomotorik, tapi afektif dan analoginya pun mulai dia kuasai. Menginjak remaja, bayi mulai mengenal dan memahami tentang aurat, pergaulan, dan Allah Sang Pencipta. Setelah dewasa, bayi yang saat itu di lahirkan dari dunia rahim ke dunia fana ini tanpa ilmu apapun, saat ini, saat bayi dinyatakan dewasa dia sudah menguasai semua  ilmu yang ada. Ada ilmu tauhid, fiqh, nahwu, tasawuf, dan ilmu-ilmu lainya. Tak hanya pandai menguasai dan memahami ilmu tapi bayi dewasa ini juga pandai menerapkan dan mengamalkanya. Bahkan seumur hidupnya ia persembahkan untuk Allah Sang Pencipta yang ia kenal waktu itu. Dan pada akhir hidupnya di dunia fana ini, dia dinyatakan LULUS tanpa cacat menguasai dan menerapkan ilmu dan memperoleh penilaian yang sempurna.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#993300;"><strong> Su</strong></span>atu senja, saat matahari mulai berpulang ke peraduanya, bayi yang dinyatakan lulus tanpa cacat menguasai dan menerapkan ilmu juga berpulang ke Allah tempat asalnya sang bayi. Saat sampai di hadapan  Allah, dia menerima sebuah buku yang isinya adalah raport perjalanan hidupnya. Dalam hatinya dia sangat bangga pasti Allah juga akan memberikan penilaian yang sama dengan saat dia masih berada di dunia fana.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong> Pe</strong></span>rlahan ia membuka raport yang telah diberikan padanya. Deg…. betapa terkejutnya saat ia melihat nilainya. Ternyata penilaian yang Allah berikan padanya sangat jauh berbeda dengan penilaian yang ia terima saat di dunia fana. Ia hanya memperoleh nilai separohnya saja. Wuih… betapa kecewanya ia. Dalam seumur hidupnya ia persembahkan seluruhnya untuk Allah dengan harapan ia akan memperoleh nilai yang sempurna di hadapaNYA. Namun ternyata enggak. Bayi pun mengajukan protes pada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">“ Allah, dalam seumur hidupku telah kupersembahkan untukMu. Tanpa sedikitpun aku lalai dariMu. Tapi mengapa Engkau memberikan penilaian yang jauh dari memuaskan?? Mengapa wahai Allah? Adakah yang salah dari aku??”</p>
<p style="text-align:justify;">“ Wahai hambaku, tiada sedikitpun yang salah dan luput darimu. Tapi hanya satu hal yang kamu lupa dan belum kamu lakukan.” Allah memberikan penjelasan.</p>
<p style="text-align:justify;">“ Apa itu wahai Allah…???” Tanya bayi dengan penuh harap akan jawaban.</p>
<p style="text-align:justify;">“ Angkau tidak membawa amal kebersamaanmu dengan belahan jiwamu. Padahal itulah separoh dari amal yang akan menggenapkan penilaianku terhadapmu” Jelas Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">De</span></strong>ngan perlahan tertunduklah ego sang bayi. Dan mundurlah ia dari keinginanya sendiri sehingga ia meyakiniNYA.</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0       MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:20pt;line-height:115%;">D</span></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=184&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2010/03/28/kesempurnaan-separoh-diin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My wEddiNg</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2010/03/28/my-wedding/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2010/03/28/my-wedding/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 04:49:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[AkTiVitaS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah &#8230;.. 25 tahun sudah kunanti Datanglah sang mujahid dengan hati mulia Yang akan menyempurnakan setengah agama ini Maha suci Allah yang telah mempertemukan kami Telah kami langsungkan akad nikah pada hari Senin 8 Maret 2010 di Magelang. ~ MuTi &#38; ZeNi ~<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=180&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://mutiatun.files.wordpress.com/2010/03/t-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-181" title="T 4" src="http://mutiatun.files.wordpress.com/2010/03/t-4.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;">Alhamdulillah &#8230;..</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#339966;">25 tahun sudah kunanti</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#339966;">Datanglah sang mujahid dengan hati mulia </span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#00ff00;">Yang akan menyempurnakan setengah agama ini</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#00ff00;">Maha suci Allah yang telah mempertemukan kami</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#800080;">Telah kami langsungkan akad nikah pada hari Senin 8 Maret 2010 di Magelang.</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><em>~ MuTi &amp; ZeNi ~</em><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=180&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2010/03/28/my-wedding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mutiatun.files.wordpress.com/2010/03/t-4.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">T 4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>EliNg wElinGku NduK&#8230;..</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2009/03/26/eling-welingku-nduk/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2009/03/26/eling-welingku-nduk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 02:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[KaRyA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Sawijining dino, ing lingsire serngege Nduk&#8230;.. kowe rak wus ngerti dhewe Yen Ibu ngopeni mbakyumu, kangmasmu lan seliramu Awit songko seliramu ceprol jabang bayi Nganti saiki kowe ngerti donyo iki Ing rina lan wengine Ing esok lan sorene Ing waras lan saakite Ing longgar lan sempite Abot nduk rasane Abot&#8230;&#8230;. Bapakmu wis suwe awit songko [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=165&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:right;"><span style="color:#ff0000;"><em>Sawijining dino, ing lingsire serngege</em></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Nduk&#8230;..</span></p>
<p><span style="color:#339966;">kowe rak wus ngerti dhewe</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Yen Ibu ngopeni mbakyumu, kangmasmu lan seliramu</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Awit songko seliramu ceprol jabang bayi</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Nganti saiki kowe ngerti donyo iki<span id="more-165"></span></span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ing rina lan wengine</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ing esok lan sorene</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ing waras lan saakite</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ing longgar lan sempite</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Abot nduk rasane</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Abot&#8230;&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Bapakmu wis suwe awit songko dhek jaman semono</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ninggalake aku lan seliramu</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ibu ora getun</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Babar blas&#8230;&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Wong pancen Gusti Pangeran</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Wis anakdirake</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Mula-mula nduk&#8230;&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Bebrayano kowe karo sing podho ijen</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Sing ora ono buntute</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Amarga urip iki ora mung pingin slamet donyane</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ananging yo ora mung pingin slamet akhirate</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Dedalan menyang suwargo kuwi ora mung siji</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ora mung lantaran bebrayan kanthi wong wadon loro</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Ananging dalan kuwi sak okehing kedeping mripat</span></p>
<p><span style="color:#339966;">Sak okehing ambegan</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Yen ing sawijining dino</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Gusti Pengeran ngutus bocah lanang</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Anyusul seliramu</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Aku mung duwe penjaluk</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Sing akeh ilmune</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Sing akeh dhuwure</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Sing akeh bandhane</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Sing akeh umure</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/165/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/165/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/165/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=165&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2009/03/26/eling-welingku-nduk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>fOr palEstiNa</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2009/02/27/for-palestina/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2009/02/27/for-palestina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 10:23:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[KaRyA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Inilah teriakan kami yang terindah untukmu Palestina. Tergabung dalam Writing Club Sekolah Alam Ar Ridho, dimana tempat Teh Muti mengajar. Hanya INI By Teh Muti (Wali Kelas 4B) Meski gemuruh senjata tak seramai dulu Meski wajah-wajah itu tak setegang dulu Meski kedamaian itu sesempit dulu Meski kemenangan itu sejauh dulu Meski semangat juang tak kan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=162&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="color:#008080;"><em>Inilah teriakan kami yang terindah untukmu Palestina. Tergabung dalam Writing Club Sekolah Alam Ar Ridho, dimana tempat Teh Muti mengajar.</em></span><span style="color:#008080;"><br />
</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;" align="center"><span style="font-size:x-small;"><strong>Hanya INI</strong></span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;" align="center"><span style="font-size:x-small;"><strong>By Teh Muti (Wali Kelas 4B)</strong><br />
</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Meski gemuruh senjata tak seramai dulu</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Meski wajah-wajah itu tak setegang dulu</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Meski kedamaian itu sesempit dulu<br />
</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Meski kemenangan itu sejauh dulu<span id="more-162"></span><br />
</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Meski semangat juang tak kan pernah terkurangi semasa dulu</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Bibir ini  masih senantiasa setia mengucapkan doa untukmu</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Tangan ini masih senantiasa setia mengangkat memohonkan kepada_Nya</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Mata ini masih senantiasa setia merabamu</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Hati ini masih senantiasa setia tergetar untukmu</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Hanya ini&#8230;</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;">Hanya ini yang bisa kami persembahkankan</span></p>
<p style="margin-top:.18cm;margin-bottom:.18cm;"><span style="font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>TERIAKAN  YANG  MENDERU</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>DARI  RAKYAT PALESTINA </strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>By Aulia (kelas 5)<br />
</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">PAGI, SIANG, SORE, DAN MALAM DI KAU DI SERBU OLEH ISRAEL YANG DUR JANA </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">DAN KAU DI SIKSA  DI BUNUH DAN SELALU DI PERAS</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">WAHAI TANAH LAHIR ISLAM </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">KAMI  AKAN TERUS MENYOKONG </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">DEMI PALESTINA YANG BAHAGIA DAN SEJAHTERA</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">HARAPAN DEMI HARAPAN</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">TERUS MENETES DI DEPANMU</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">LANTU NAN LAGU TERUS BERBUNYI </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">MERDU UNTUKMU</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">KAMI UMAT ISLAM  AKAN</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">TERUS BERJUANG DEMI BANGSA PALESTINA </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">UNTUKMU JIWA  JIWA  KAMI</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">UNTUKMU DARAH KAMI </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">WAHAI AL  AQSA TERCINTA</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Kami  akan berjuang </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Demi kebangkitan</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Kami rela berkorban </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Demi islam yg mulia </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Untuk mu palestina tercinta </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Kami penuhi  panggilanmu</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Untukmu  al aqsa yg mulia </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Arial Rounded MT Bold,Arial,sans-serif;">Kami akan terus bersamamu </span><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;"> 2x<br />
</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;"><strong>PalEstiNa </strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;"><strong>By Syahidah (Kelas 3B)<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Palestina</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Dikotamu Rosululloh  mi’roj</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Di negerimu  masjid  Al-Quds  yang suci  berada </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Negeri para  mullah yang indah </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Namun kini negerimu porak-poranda </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Oleh kebiadaban  zionis Israel</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Setiap menit ,setiap detik </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Darah para syuhada mengalir</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Membasahi  negeri </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Sabar lah wahai saudaraku di Palestina </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Janji  Alloh pasti terbukti</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Kemenangan pasti kau raih</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Do’aku selalu bagimu Palestina</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;"><strong>PalEstiNa</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;"><strong>By Inas Zahra (kelas 4B)<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Oh……..Palestina</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Betapa kuatnya dirimu </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Sekuat jiwamu </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Teruslah berjuang </span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Adobe Garamond Pro,Latha,serif;">Untuk melawan  musuhmu ,itu…….</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><em>Inilah teriakan kami yang terindah untukmu Palestina</em></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><em>Salam dari kami</em></span></p>
<p><em></em></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=162&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2009/02/27/for-palestina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tarif SMS dan Telpon</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2009/02/01/tarif-sms-dan-telpon/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2009/02/01/tarif-sms-dan-telpon/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 02:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;SMS Rp.0, dan nelpon Rp.0, kesesama operator sepanjang hari&#8221; Itulah kira-kira bahasa promo dari masing-masing jaringan. Jika kita lakukan poling, maka setidaknya 90% akan menyatakan sepakat jika tarif komunikasi semakin murah, bahkan gratis&#8230;tis..tis.. sepanjang hari ke semua operator.  Pada efeknyajika hal itu terjadi, maka intensitas penggunaan komunikasi via sms atau telpon akan dihamburhamburkan oleh sebagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=159&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;SMS Rp.0, dan nelpon Rp.0, kesesama operator sepanjang hari&#8221;</p>
<p>Itulah kira-kira bahasa promo dari masing-masing jaringan. Jika kita lakukan poling, maka setidaknya 90% akan menyatakan sepakat jika tarif komunikasi semakin murah, bahkan gratis&#8230;tis..tis.. sepanjang hari ke semua operator.  Pada efeknya<span id="more-159"></span>jika hal itu terjadi, maka intensitas penggunaan komunikasi via sms atau telpon akan dihamburhamburkan oleh sebagian orang. Hal ini berarti penggunaan sesuatu secara berlebihan. sesuat8u yang berlebihan tidaklah baik dan merpakan temanya syaithon.</p>
<p>Kita bayangkan nelpon pukul 00.00-06.00 adalah gratis, padahal kita tahu, bahwa rentang waktu itu adalah waktu untuk istirahat. Selain itu, waktu malam adalah waktu yang sangat rentan untk berkomunikasi. Ditambah lagi, laki-laki untuk nelpon perempuan, dan perempuan untuk nelpon laki-laki yang masih lajang dan gadis. Jika hanya ada dua orang yang berkomunikasi, maka pihak ke tiganya adalah syaithon. Nah&#8230;..loh&#8230;.. jadi berabe khan&#8230;?????</p>
<p>Maka tidak heran jika anak-anak kecil telah beraktivitas pacaran meski hanya via sms atau telpon. Karena dengan terbiasa sms atau telpon akan memicu ke dalam hal-hal yang lebih mereka inginkan lagi, ketemuan, makan bareng, jalan bareng, etc.</p>
<p>Nah&#8230;. bagi kite-kite yang udah tah nih&#8230; gunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, untuk kebaikan diri kita, keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan negara baik di dunia maupun di akhirat. Misalnya sebagai sarana taujih, nasehat, motivasi atapun menyambung silatrahim. Tapi&#8230;. pada waktu yang tepat.</p>
<p>Kayak kata bang napi nih&#8230;. kemaksiatan bukan hanya karena adanya niatan, tapi juga karena adanya kesempatan dan fasilitas. waspadalah&#8230;waspadalah&#8230;..waspadalah&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=159&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2009/02/01/tarif-sms-dan-telpon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Juara I Lomba Essai Tingkat Nasional</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2008/11/10/juara-i-lomba-essai-tingkat-nasional/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2008/11/10/juara-i-lomba-essai-tingkat-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 07:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[AkTiVitaS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Segala puji hanya untuk Rabb yang menguasai seluruh alam raya. Tanpa bimbingan, kasih dan sayang-Nya niscaya saya tidak akan bisa menuliskan pengalaman ini. Lomba essai yang di ikutkan di tingkat Semarang bulan Agustus 2008 dan mendapat juara V, diikutkan lagi di tingkat nasional dan mendapat juara I. Yang pertama, saya berterima kasih pada Allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=153&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Segala puji hanya untuk Rabb yang menguasai seluruh alam raya. Tanpa bimbingan, kasih dan sayang-Nya niscaya saya tidak akan bisa menuliskan pengalaman ini. Lomba essai yang di ikutkan di tingkat Semarang bulan Agustus 2008 dan mendapat juara V, diikutkan lagi di tingkat nasional dan mendapat juara I.</p>
<p>Yang pertama, <span id="more-153"></span>saya berterima kasih pada Allah yang telah menentukan takdirnya seperti ini.</p>
<p>Yang kedua, saya berterima kasih pada Ibu, Ayah, Kak Mustain, Mb Mar dan Mb Im yang telah memberikan inspirasi pada saya untuk bisa memaknai hidup dan kehidupan.</p>
<p>Yang ketiga, saya berterima kasih kepada semua guru-guru saya yang telah memberikan ilmu.</p>
<p>Yang keempat, saya berterima kasih kepada semua teman-teman yang telah memberikan banyak dukungan dan motivasi pada saya.</p>
<p>Adapun isi essai yang diajukan di nasional adalah sama yaitu &#8220;Bermainku Adalah Belajar&#8221;. Semoga bisa bermanfaat bagi saya, pembaca dan semuanya.</p>
<p>Ini lho&#8230;.. akting-akting nya bersama para penulis:</p>
<p><a href="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/11/dsci0134.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-156" title="dsci0134" src="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/11/dsci0134.jpg?w=128&#038;h=95" alt="dsci0134" width="128" height="95" /></a></p>
<p>Ups&#8230; laen waktu aja ya&#8230; cos ga bisa uploud.</p>
<p>Lola&#8230;&#8230; lola-lola&#8230;&#8230; lola&#8230;.. lola&#8230;&#8230;</p>
<p>Lola&#8230;&#8230; lola-lola&#8230;&#8230; lola&#8230;.. lola&#8230;&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=153&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2008/11/10/juara-i-lomba-essai-tingkat-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/11/dsci0134.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">dsci0134</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panggil aku si &#8220;Gadis Musim Gugur&#8221;</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2008/10/25/panggil-aku-si-gadis-musim-gugur/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2008/10/25/panggil-aku-si-gadis-musim-gugur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 03:44:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[KaRyA]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[3 bulan telah berlalu Saat kau nyatakan aku &#8220;Si Gadis Musim Semi&#8221; Subhanallah&#8230; Sunguh&#8230;. sungguh indah.. Bagiku dan bagimu Waktupun tak diam Ia berjalan menggerakkan proses Daun-daun itupun melayu&#8230; Satu, dua, tiga&#8230;. Jatuh berguguran ke tempat asalnya Hanya dahan kokoh yang masih tertinggal Busuklah ia dan menyatu dengan tanah 3 bulanpun tetap berlalu Akar menjalar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=150&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>3 bulan telah berlalu</p>
<p>Saat kau nyatakan aku</p>
<p>&#8220;Si Gadis Musim Semi&#8221;</p>
<p>Subhanallah&#8230;</p>
<p>Sunguh&#8230;. sungguh indah..</p>
<p>Bagiku dan bagimu</p>
<p><span id="more-150"></span>Waktupun tak diam</p>
<p>Ia berjalan menggerakkan proses</p>
<p>Daun-daun itupun melayu&#8230;</p>
<p>Satu, dua, tiga&#8230;.</p>
<p>Jatuh berguguran ke tempat asalnya</p>
<p>Hanya dahan kokoh yang masih tertinggal</p>
<p>Busuklah ia dan menyatu dengan tanah</p>
<p>3 bulanpun tetap berlalu</p>
<p>Akar menjalar melongok asupan yang ada</p>
<p>Tahukah kau&#8230;???</p>
<p>Aku melahap diriku sendiri</p>
<p>Aku melahap daunku sendiri</p>
<p>TApi lihatlah&#8230;</p>
<p>Aku tumbuh subur</p>
<p>Satu, dua, tiga&#8230;..</p>
<p>Bunga-bunga itu mulai tumbuh</p>
<p>Bunga dengan warna yang lain</p>
<p>Bunga untuk Tuhanku</p>
<p>Dan kini&#8230;.</p>
<p>Panggillah aku</p>
<p>&#8220;Si Gadis Musim Gugur&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=150&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2008/10/25/panggil-aku-si-gadis-musim-gugur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhan Gerimis Kini dan Selamanya</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2008/10/25/ramadhan-gerimis-kini-dan-selamanya/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2008/10/25/ramadhan-gerimis-kini-dan-selamanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 03:15:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[KaRyA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhanku kali ini gerimis yang terus menerus. Bahkan deras&#8230;&#8230; begitu deras. Tapi lahan dalam jiwa ini tidak juga makin menyubur. Tetap saja benih itu tak tumbuh, bahkan aku tidak tahu apakah masih ada ataukah sudah membusuk dalam lahan. Benih-benih kesabaran, ketabahan, dan ketawakalan kepada_Nya. Unsur hara&#8230;. oh ya&#8230; dia juga butuh itu. Ku tambah 6 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=144&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ramadhanku kali ini gerimis yang terus menerus. Bahkan deras&#8230;&#8230; begitu deras. Tapi lahan dalam jiwa ini tidak juga makin menyubur. Tetap saja benih itu tak tumbuh, bahkan aku tidak tahu apakah masih ada ataukah sudah membusuk dalam lahan. Benih-benih kesabaran, ketabahan, dan ketawakalan kepada_Nya.</p>
<p>Unsur hara&#8230;. oh ya&#8230; dia juga butuh itu. Ku tambah 6 hari di syawal ini semoga bisa menjadi suplemen bagi lahan dalam jiwa ini. Agar benih itu <span id="more-144"></span>tumbuh satu persatu dengan subur dan berbuah sesuai musimnya untuk kini dan selamanya. Hanya satu harap &#8221; Dia menerimanya dan menyatakannya LULUS &#8221; sebagaimana pernyataan dari dekan pada bulan Februari 2008,</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/10/dsc_8177.jpg"><img class="size-medium wp-image-145 aligncenter" title="dsc_8177" src="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/10/dsc_8177.jpg?w=199&#038;h=300" alt="" width="199" height="300" /></a></p>
<p>Subhanallah&#8230;. begitu beratnya buat jiwa-jiwa yang lemah saat Ia menyatakan cinta_Nya. Saat Ia mengguyur lahan tandus nan gersang dengan gerimisnya di waktu ramadhan_Nya. Dan ku tetap berharap Ramadhanku gerimis untuk kini dan selamanya&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=144&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2008/10/25/ramadhan-gerimis-kini-dan-selamanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/10/dsc_8177.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">dsc_8177</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikut Lomba Essai Bahasa Indonesia</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/18/essai-bahasa-indonesia/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/18/essai-bahasa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 07:52:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Sekelumit karya yang pernah tercipta dan diikutkan dalam lomba essai untuk guru SD/MI se kota semarang bulan Agustus 2008 yang diselenggarakan oleh Pusat Balai Bahasa Jawa Tengah ahamdulillah bisa mengantongi juara harapan II. Adapun judul essai yang saya buat adalah &#8220;Bermainku adalah Belajar&#8221;. Semoga karya ini bisa bermanfaat bagi para pembaca di bidang pendidikan. Ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=136&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dvc02836.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-137" title="dvc02836" src="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dvc02836.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Sekelumit karya yang pernah tercipta dan diikutkan dalam lomba essai untuk guru SD/MI se kota semarang bulan Agustus 2008 yang diselenggarakan oleh Pusat Balai Bahasa Jawa Tengah ahamdulillah bisa mengantongi juara harapan II. Adapun judul essai yang saya buat adalah <strong>&#8220;Bermainku adalah Belajar&#8221;. </strong>Semoga karya ini bisa bermanfaat bagi para pembaca di bidang pendidikan.</p>
<p style="text-align:left;">Ini naskah essai karya saya,<span id="more-136"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="center"><span style="font-size:medium;"><strong>Bermainku adalah Belajar</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="center"><em>Oleh : Ani Mutiatun, S.Pd.</em></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">Saya teringat saat-saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Telinga saya bagian kiri dijewer hingga sakit oleh Bu guru yang mengajar. <span lang="fi-FI">Saat itu pelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasan tanda baca. Tanda tanya digunakan untuk apa, tanda seru digunakan untuk apa saya masih belum mengerti. Ditambah lagi kalimatnya dibuat sendiri. </span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Tak hanya tidak mudeng dengan materinya, tapi suasananya juga tidak enak di hati. Bisa dibilang tidak menyenangkan. Bu guru menerangkan di depan, murid-murid harus duduk mendengarkan dan mata tertuju ke papan tulis. Jarang sekali ada bumbu guyon atau games yang menarik dan suasana yang rileks. Jadi males dan akhirnya tidak mudeng. Saat latihan mengerjakan soal saya tidak mudeng. Di jewerlah telinga saya sebelah kiri. Sudah sakit, tidak mudeng lagi. </span><span lang="fi-FI">Itu hanya sedikit kisah  dari salah satu pokok bahasan mata pelajaran Bahasa Indonesia.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="fi-FI">Jika kita memperhatikan dunia anak di daerah dan sekolah manapun, maka yang akan kita temukan adalah bermain dan bermain. Bahkan bisa di bilang dunia anak adalah dunia bermain. Akan sulit dimasa anak-anak dipaksakan untuk bisa serius. Ketika dipaksakan, maka kondisi psikologis anak akan merasa tegang dan berusaha untuk memberontak. Padahal sebagian besar sekolah yang berkembang di Indonesia masih belum bisa membawakan suasana pembelajaran yang rileks sehingga anak merasa santai.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="fi-FI">Begitu juga saat belajar Bahasa Indonesia. Meski belajar, tapi bagaimana caranya agar anak bisa tetap dalam suasana yang menyenangkan dan tidak menegangkan. Bagaimana caranya agar dunianya tidak terusik. </span><span lang="sv-SE">Dunia bermain. Agar anak merasa sedang dalam sebuah permainan yang mengasyikkan meski sebetulnya mereka sedang belajar.  Sehingga kita, dalam arti pendidik, harus bisa masuk ke dalam dunia mereka. Jadi, mengemas pembelajaran dengan teknik bermain. </span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Belajar Bahasa Indonesia dimulai dari mengenal kata hingga membentuk paragraf bahkan karangan yang merupakan gabungan paragraf-paragraf yang berkesinambungan dan berkaitan. Ada beberapa macam permainan yang bisa digunakan untuk mengajarkan Bahasa Indonesia agar menarik. Diantaranya adalah bermain peran, bermain kata dan cerita berantai.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Bermain peran merupakan sebuah permainan untuk mampu bersikap sebagaimana peran yang disandang. Misalnya untuk sebuah cerita dengan tema binatang. Ada beberapa peran yang bisa di mainkan. Misalnya kucing, gajah, kelinci, harimau, kuda, sapi, ayam, burung, kijang, monyet dan lain-lain. Setiap anak memerankan satu hewan. </span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Pada suatu hari, ada seekor kelinci yang berteriak minta tolong karena rumahnya kebakaran. Telah lama ia berteriak tapi tidak ada binatang satupun yang menolongnya. Ia terus dan terus berusaha mencari pertolongan tapi tidak ada hasilny hingga akhirnya semua habis terbakar tak tersisa. Saat itu datanglah seekor kucing yang terkejut melihat kejadian tersebut. Ia menanyakan apa yang telah terjadi pada rumah kelinci hingga semuanya terbakar habis. Menjawablah sang kelinci bahwa telah terjadi kebakaran di rumahnya. Kucingpun menanyakan lagi kenapa tidak minta pertolongan. Kelinci menjawab bahwa sebetulnya dia sudah berteriak minta pertolongan tapi tak ada satupun binatang yang datang menolongnya.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" lang="sv-SE" align="justify">Kucing kemudian memanggil  seluruh penghuni hutan untuk berkumpul. Setelah semua ada, maka bertanyalah kucing pada semua binatang yang ada ”apa pekerjaan yang tengah dilakukan hingga tak mendengar teriakan kelinci?”. Seluruh binatang yang datang menjawab bahwa mereka malas untuk datang memenuhi teriakan kelinci karena kelinci sering membohongi mereka. Merekapun mengira bahwa teriakan kali ini pun adalah sebuah kebohongan. Kemudian kucing menasehati pada kelinci untuk meninggalkan kebiasaan jelek tersebut dan meminta maaf pada semua binatang.</p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Pendidik mengatur anak untuk membagi peran setiap anak. Sebagai contoh seorang anak memerankan seekor kucing dari cerita diatas. Anak harus bisa memerankan seekor kucing yang berkarakter kepemimpinan dan peka terhadap binatang lain. Pendidik mengarahkan anak mulai dari percakapan hingga kostum yang dipakainya.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" lang="sv-SE" align="justify">Untuk bisa membuat percakapan, maka anak akan berfikir merangkai kata-kata yang cocok untuk menjelaskan pada kondisi tertentu. Dari sini, anak akan belajar Bahasa Indonesia. Belajar untuk mengenal kata, merangkai kalimat, menggabungkan percakapan-percakan untuk membentuk sebuah alur, unsur-unsur cerita, tanda baca, dan lain hal yang berhubungan dengan Bahasa Indonesia.</p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Dalam memerankan cerita diatas, anak akan merasa asik dalam sebuah permainan. Apalagi jika didukung oleh  suasana hutan yang sesungguhnya. Paling tidak dimainkan dalam sebuah kebun atau outdoor. Anak tidak akan merasa bahwa pada saat itu sedang belajar. Anak akan merasa saat itu dia dalam suasana permainan yang sangat mengasikkan.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Teknik bermain peran ini bisa digunakan untuk berbagai jumlah anak. Jika satu anak, maka peran yang bisa dimainkan adalah seorang presenter, pembawa acara ataupun peran seorang trainer. Jika jumlah anak adalah dua atau lebih, kita bisa mencarikan cerita yang dimainkan oleh sejumlah anak yang ada. Artinya bermain peran ini bisa disesuaikan dengan keadaan dan situasi.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Permainan kedua yang bisa digunakan untuk mengajarkan Bahasa Indonesia yang menarik adalah bermain kata. Jumlah peserta yang bisa diikutkan adalah bervariasi sesuai dengan jumlah anak. Jumlah kata yang disediakan juga disesuaikan dengan kondisi pengetahuan anak. </span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Pendidik membagi jumlah anak yang ada menjadi dua kelompok atau lebih dan menentukan tema untuk masing-masing kelompok. Kemudian melontarkan sebuah kata yang masih asing bagi mereka. Petunjuknya adalah mereka diminta untuk membuat sebuah kalimat dengan menggunakan satu kata yang telah dilontarkan. Kemudian pendidik membandingkan hasilnya antara satu kelompok dengan kelompok lain yang berbeda tema.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Dari bermain kata ini, anak telah belajar mengenal kata atau vocab dan kalimat yang mengacu pada sebuah tema. Sehingga anak akan mengerti arti dan maksud dari sebuah kata. Misalnya kata masuk. Belum tentu masuk itu melalui pintu yang sesungguhnya. Akan lain artinya masuk ke sebuah perguruan tinggi dengan masuk ke era globalisasi ataupun masuk waktu. Anak akan mampu mengenal kata baru dan artinya sesuai dengan konteks.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Permainan ketiga yang bisa digunakan untuk mengajarkan Bahasa Indonesia agar mengasikkan adalah cerita berantai. Permainan ini juga bisa disesuaikan dengan jumlah anak yang ada. Pendidik mengawali sebuah cerita dengan sebuah alinea. Anak diminta untuk meneruskan atau melanjutkan cerita tersebut. Setiap anak meneruskan cerita dengan satu paragraf secara bergantian dan berurutan. Yang kemudian diulas secara keseluruhan. Apakah cerita yang terjadi berkaitan atau tidak. Dalam permainan ini, anak tidak terbatasi oleh tema. Mereka bebas untuk berfikir dan mengeluarkan apa saja yang ada dalam pikiranya.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Bermain cerita berantai mengasah anak untuk merangkai kalimat dan menghubungkan dengan kondisi atau cerita sebelumnya. Yang mana alur cerita sebelumnya adalah bukan pikiran seorang anak secara keseluruhan. Berarti anak telah belajar merancang sesuatu yang telah ada bahan dasarnya untuk dijadikan sesuatu yang lebih mempunyai makna dan bervariasi.  Tentunya dalam hal bahasa.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Agar suasana dalam belajar lebih santai dan cair, permainan cerita berantai ini  bisa dilakukan secara lisan. Tidak harus kaku dengan bahasa yang baku. Tapi bisa lebih cair dengan menggunakan percakapan-percakapan, humor yang mendidik atau dengan puisi dan perumpamaan.</span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Teknik pembelajaran Bahasa Indonesia dengan bermain bisa disesuaikan tingkat kesulitanya sesuai dengan umur ataupun tingkat pendidikanya. Sama-sama bermain peran, untuk usia TK cerita yang diambil adalah cerita hewan atau kebiasaan sehari-hari. Tapi untuk anak usia kelas 4 Sekolah Dasar cerita yang diambil adalah cerita yang diluar kebiasaanya. Hal ini untuk memancing mereka agar mempunyai pengetahuan dan daya tangkap yang lebih. </span></p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" lang="sv-SE" align="justify">Pelajaran yang mudah jika disampaikan dalam suasana yang menagangkan akan terasa sulit dan ide yang ada bagaikan diujung tanduk. Seakan terasa di pikiran tapi tidak bisa untuk di eksplor. Sebagaimana ketika kita sedang menjalani sebuah ujian, maka tidak jarang kita merasa grogi dan tegang sehingga apa yang telah kita pelajari hilang. Sama halnya dengan belajar. Maka suasana yang rileks dan santai perlu diupayakan. Salah satunya adalah belajar dengan teknik bermain.</p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" lang="sv-SE" align="justify">Pembaca juga membaca:</p>
<p style="text-indent:.75in;margin-bottom:0;line-height:100%;" lang="sv-SE" align="justify">1. <a href="http://sekolahalamarridho.wordpress.com/2008/09/16/juara-di-lomba-menulis-esai-pusat-bahasa/">Sekolah Alam Ar Ridho</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mutiatun.wordpress.com/136/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mutiatun.wordpress.com/136/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=136&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/18/essai-bahasa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dvc02836.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dvc02836</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buat Ananda</title>
		<link>http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/08/buat-ananda/</link>
		<comments>http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/08/buat-ananda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 06:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mutiatun</dc:creator>
				<category><![CDATA[AkTiVitaS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mutiatun.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Teruntuk : Ananda Dhimas Dalam naungan Cinta_Nya Assalamualaikm Warohmatullahiwabarokatuhu Gimana kabar Ananda? Semoga masih dalam naungan Cinta dan Kasih_Nya serta penuh kesemangatan dalam menuntut ilmu. Ada selembar bidang perhatian teruntuk Ananda. Jika sebuah sudut pandang menilai Ananda adalah otak profokator, tapi saya menilai Ananda calon pioneer masa depan. Bukan hanya ikut-ikutan, tapi mampu memperjuangkan keinginan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=120&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dsc00167.jpg">
<a href='http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/08/buat-ananda/dsc00167/' title='dsc00167'><img data-attachment-id='122' data-orig-size='1280,960' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dsc00167.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="dsc00167" title="dsc00167" /></a>
<a href='http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/08/buat-ananda/dsc001681/' title='dsc001681'><img data-attachment-id='132' data-orig-size='960,1280' data-liked='0'width="112" height="150" src="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dsc001681.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="dsc001681" title="dsc001681" /></a>
</p>
<p></a></p>
<p>Teruntuk :</p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Ananda Dhimas</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">Dalam naungan Cinta_Nya</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Assalamualaikm Warohmatullahiwabarokatuhu</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Gimana kabar Ananda? Semoga masih dalam naungan Cinta dan Kasih_Nya serta penuh kesemangatan <a href="http://sekolahalamarridho.wordpress.com/2008/09/07/kuliah-lapangan-ke-unnes/#comment-1480">dalam menuntut ilmu.</a></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Ada selembar bidang perhatian teruntuk Ananda. Jika sebuah sudut pandang menilai Ananda adalah otak profokator, <span id="more-120"></span>tapi saya menilai Ananda calon pioneer masa depan. Bukan hanya ikut-ikutan, tapi mampu memperjuangkan keinginan dan aspirasi. Saya hanya mampunyai harapan, suatu saat nanti kau adalah pemimpin bangsa yang mampu mempertahankan harga diri dan kepentingan umatnya. Bukan pemimpin yang takut dengan bangasa lain dan membungkam umatnya.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Jika sebuah sudut pandang menilai Ananda adalah indisipliner, tapi ternyata Ananda calon pengusaha yang merdeka terlepas dari kungkungan aturan. Saya hanya mempumyai asa terhadapmu suatu saat nanti kau adalah pengusaha muslim yang muda dan kaya raya yang menunaikan hak-hak rakyat miskin.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Jika sebuah sudut pandang menilai Ananda adalah full lover kepiting, tapi ternyata Ananda adalah anak istimewa yang menyiratkan sebuah proyek terbesarmu. Jika bersama luruhnya waktu tanganku memegang boardmaker, maka bersamaan itu pula kau memegang kepiting dan belalang. Sementara jasadku dalam lingkaran dinding kelas, sedangkan jasadmu dalam lingkaran bibir kolam dan pematang sawah sekolah. Sayapun masih punya asa terhadapmu suatu saat nanti  kau adalah presenter cilik yang kharismatik dalam sebuah acara petualangan kepiting yag mengasyikkan oleh sebuah stasiun TV terkenal di negeri ini yang akan mengagungkan Allah melalui ciptaan_Nya.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Dan sayapun menaruh asa terbesar terhadapmu sayangi orangtuamu dan ilmu dimanapun dan kapanpun. Meski dunia tak butuh sekolah. Janganlah takut, karena kita disekelilingmu dengan bersenjatakan keikhlasan kepada_Nya.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#ff00ff;">Wahai anakku…. Mengertilah nak…</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">Wassalamualaikum warohmatullahiwabarokatuhu.</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mutiatun.wordpress.com/120/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mutiatun.wordpress.com/120/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mutiatun.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mutiatun.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mutiatun.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mutiatun.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mutiatun.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mutiatun.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mutiatun.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mutiatun.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mutiatun.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mutiatun.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mutiatun.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mutiatun.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mutiatun.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mutiatun.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mutiatun.wordpress.com&amp;blog=2315265&amp;post=120&amp;subd=mutiatun&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mutiatun.wordpress.com/2008/09/08/buat-ananda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a6eb23316ce5be6e2b4f201f07ee25ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Teh Muti</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dsc00167.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00167</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mutiatun.files.wordpress.com/2008/09/dsc001681.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">dsc001681</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
