Ramadhanku kali ini gerimis yang terus menerus. Bahkan deras…… begitu deras. Tapi lahan dalam jiwa ini tidak juga makin menyubur. Tetap saja benih itu tak tumbuh, bahkan aku tidak tahu apakah masih ada ataukah sudah membusuk dalam lahan. Benih-benih kesabaran, ketabahan, dan ketawakalan kepada_Nya.
Unsur hara…. oh ya… dia juga butuh itu. Ku tambah 6 hari di syawal ini semoga bisa menjadi suplemen bagi lahan dalam jiwa ini. Agar benih itu tumbuh satu persatu dengan subur dan berbuah sesuai musimnya untuk kini dan selamanya. Hanya satu harap ” Dia menerimanya dan menyatakannya LULUS ” sebagaimana pernyataan dari dekan pada bulan Februari 2008,
Subhanallah…. begitu beratnya buat jiwa-jiwa yang lemah saat Ia menyatakan cinta_Nya. Saat Ia mengguyur lahan tandus nan gersang dengan gerimisnya di waktu ramadhan_Nya. Dan ku tetap berharap Ramadhanku gerimis untuk kini dan selamanya…..



met lulus dalam Ramadhannya…..dan menjadi insan2 yang tangguh,sukses dunia akhirat.
juga buat wisudanya…
Oleh: Alex on Oktober 27, 2008
at 8:03 am