Teruntuk :
Ananda Dhimas
Dalam naungan Cinta_Nya
Assalamualaikm Warohmatullahiwabarokatuhu
Gimana kabar Ananda? Semoga masih dalam naungan Cinta dan Kasih_Nya serta penuh kesemangatan dalam menuntut ilmu.
Ada selembar bidang perhatian teruntuk Ananda. Jika sebuah sudut pandang menilai Ananda adalah otak profokator, tapi saya menilai Ananda calon pioneer masa depan. Bukan hanya ikut-ikutan, tapi mampu memperjuangkan keinginan dan aspirasi. Saya hanya mampunyai harapan, suatu saat nanti kau adalah pemimpin bangsa yang mampu mempertahankan harga diri dan kepentingan umatnya. Bukan pemimpin yang takut dengan bangasa lain dan membungkam umatnya.
Jika sebuah sudut pandang menilai Ananda adalah indisipliner, tapi ternyata Ananda calon pengusaha yang merdeka terlepas dari kungkungan aturan. Saya hanya mempumyai asa terhadapmu suatu saat nanti kau adalah pengusaha muslim yang muda dan kaya raya yang menunaikan hak-hak rakyat miskin.
Jika sebuah sudut pandang menilai Ananda adalah full lover kepiting, tapi ternyata Ananda adalah anak istimewa yang menyiratkan sebuah proyek terbesarmu. Jika bersama luruhnya waktu tanganku memegang boardmaker, maka bersamaan itu pula kau memegang kepiting dan belalang. Sementara jasadku dalam lingkaran dinding kelas, sedangkan jasadmu dalam lingkaran bibir kolam dan pematang sawah sekolah. Sayapun masih punya asa terhadapmu suatu saat nanti kau adalah presenter cilik yang kharismatik dalam sebuah acara petualangan kepiting yag mengasyikkan oleh sebuah stasiun TV terkenal di negeri ini yang akan mengagungkan Allah melalui ciptaan_Nya.
Dan sayapun menaruh asa terbesar terhadapmu sayangi orangtuamu dan ilmu dimanapun dan kapanpun. Meski dunia tak butuh sekolah. Janganlah takut, karena kita disekelilingmu dengan bersenjatakan keikhlasan kepada_Nya.
Wahai anakku…. Mengertilah nak…
Wassalamualaikum warohmatullahiwabarokatuhu.




Subhanallah..
Semoga semua anak Indonesia bisa menjadi generasi harapn yang tak pernah berhenti untuk belajar dan tak pernah melenceng dari ajaranNya, Amiin
Halo teh… apakabar ?
Oleh: Menik on September 9, 2008
at 6:32 am
Subhanallah
Oleh: achoey sang khilaf on September 9, 2008
at 9:02 am
mantap…semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayah kepada seluruh warga Indonesia…dan tunas2 bangsa memberi perubahan yg berarti untuk bangsa di masa depan..amin
Oleh: sarahtidaksendiri on September 9, 2008
at 9:19 am
ya bu gulu,…
nanda mengelti
Oleh: kakanda on September 10, 2008
at 4:21 am
Kalau ananda menjadi pemimpin, semoga ananda bisa membawa membawa negara ini menjadi yang lebih makmur ya?
Oleh: Edi Psw on September 10, 2008
at 4:48 am
Bu guru, semoga lewat AROFTUM kita dapat menjadi desainer arsitek peradaban ya….
Oleh: ata on September 10, 2008
at 10:24 am
sebuah harapan telah tertanam….
Oleh: bapakethufail on September 12, 2008
at 6:13 pm
T_T
Oleh: wahyukresna on September 14, 2008
at 2:16 pm
Kok cm Dhimas? Gk sama Diajeng kah?
Sepakat, tuk mengajarkan anak2 agar selalu cinta ‘ilmu, dan tahu cara untuk mencari ‘ilmu.
Barangkali sisdiknas qt perlu ada perubahan or revolusi or whatever_lah namanya. Jgn hanya sekedar mengejar mutu akademik tp kreatifitas anak mjd mandul.
Oleh: yodama on September 14, 2008
at 2:55 pm
itu salah satu metode yang pernah saya dan teman-teman di sekolah terapkan.
Eh iya… dimas itu emang namanya.
Makacih buat cemuanya…..
Oleh: mutiatun on September 15, 2008
at 4:39 am
barokallah…. Bermainku adalah belajar …..>>>> siiip !!!!
Oleh: bapakethufail on September 16, 2008
at 7:54 am
Dhimas…..sudah baca tulisan ini blon? wah senangnya punya bu guru seperti ini…
Oya selamat ya Bu Mutia….
Oleh: intan on September 17, 2008
at 5:49 am
Kapan anakku punya guru seperti ibuk ini……
Oleh: bapakethufail on September 17, 2008
at 1:23 pm
makasi ya bu mutia saya kakaknya dhimas mengucapkan terima kasih bu mutia sudah sabar membimbing dhimas.kami sekeluarga juga yakin bhw dhimas akan menjadi org yang istimewa suatu saat nanti.titip dhimas ya bu!oya ibu saya baca tilisan ibu ini menangis terharu ternyata masih ada guru yang baik kayak ibu.
Oleh: amie on September 17, 2008
at 11:22 pm
Sentuhan ide yang terungkap dalam bahasa yang indah dan mengharukan…
Oleh: Abu Athiyah on September 18, 2008
at 9:12 am