Dear ,
My Mother
Bunda, belakangan ini aku berani membuka jendela dan pintu. Meski ketika ku pergi tak pernah lupa tuk menguncinya. Karna beberapa hari ini pencuri itu telah pergi. Bahkan telah dikarantina seumur hidupnya dibalik jeruji emas dan berlantai marmer serta berkarpetkan permadani. Ia takkan lagi bisa mengepakkan sayapnya, memanjangkan tangannya dan mengeluarkan taringnya karena karantina itu sebagai imbal jasa atas konsekwensi dari akadnya dan akan ia pertanggungjawabkan seumur hidupnya.
Bunda, kau selalu menuturkan jadikanlah rumahmu adalah syurga bagi penghuninya. Hiasilah interior dan inferiornya hingga penghuninya tentram dan takkan rela tuk meninggalkanya. Kau selalu menuturkan perbaikilah akhlakmu dan kuatkanlah rukhiyahmu karena kau bukanlah setegar Asma’ binti Abu Bakar atau sekuat Yusuf tatkala Zulaekha datang. Tapi kau hanyalah manusia akhir zaman yang sedang berusaha untuk sholeh.
Bunda, inilah kabar bahagia dari dasar hati yang bisa aku kirim. Bahagia yang bebas merdeka. Bahagia tuk menyambut seseorang yang disematkan bagai seorang Ali yang akan menjaga rumah besera segala isinya serta perhiasanya.


mo merit ya dik…selamat ya semoga barokah…
ataw br menemukan sosok ali itu…
Oleh: ven on Juli 25, 2008
at 6:31 pm
hihihi … mksd’e apa yah … ngikut komen diatas aja ah … selamat yah semoga barokah
Oleh: masmoemet on Juli 26, 2008
at 2:34 pm
Love come mysteriously Teh…
Jangan bersedih terus
Someday you’ll find… surely…
Allah sudah menentukannya…
Menentukan seseorang tuk jadi “Ali” mu
Insya Allah… Amiin
*sun sayang tuk teh Muti*
Oleh: Menik on Juli 28, 2008
at 12:43 am
Salam tuk Ali ya teh Muti
Oleh: kakanda on Juli 28, 2008
at 2:33 am
pencurinya dapet fasilitas “wah” ya.
moga berbahagia
Oleh: yodama on Juli 28, 2008
at 5:23 am
HHHmmm …
Ada kepedihan yang mendalam …
Ada ketegaran hati yang keras bak pualam …
Ada kepasrahan tanpa dendam …
Ada kebahagiaan dalam diam …
Semangat Teh Muti …
Semangat !!!
Oleh: nh18 on Juli 28, 2008
at 7:19 am
Selamat ya sobat
alhamdulillah
Oleh: achoey sang khilaf on Juli 28, 2008
at 12:18 pm
Wah, emangnya mau ada apa ya?
Oleh: Edi Psw on Juli 29, 2008
at 12:54 pm
selamaaaatttt!!!apapun ituuu
Oleh: theloebizz on Juli 29, 2008
at 2:21 pm
Apakah tulisan ini dari dasar hati ataukah fakta ataukah hanya permainan kata belaka itu bunkanlah hal yang penting. Akankah lebih baik kita menyamarkan hal itu.
Oleh: mutiatun on Juli 30, 2008
at 3:13 am
Ending dan intisari Teteh serahkan lagi ke pembaca. Apakah seseorang yang telah lama mengitari rumahku itu telah pergi ataukah dia meminta ijin tuk ambil barang, ataukah ada seseorang yang disematkan bagai Ali itu datang???
Oleh: mutiatun on Juli 30, 2008
at 3:19 am
semoga barokah ya teh muti. amien..
Oleh: hanggadamai on Juli 30, 2008
at 3:42 am
Subhanallah… hmmm indah banget neng muti….
Oleh: azaxs on Juli 30, 2008
at 4:31 am
Semoga barokah teh….
Oleh: azaxs on Juli 30, 2008
at 4:32 am
n aku juga cepet nyusul deh… *amiin…
hehe
Oleh: azaxs on Juli 30, 2008
at 4:33 am
Amiin..

Udah nikah kok…
Tapi pencurinya…..
Teteh mah baru mempersiapkan….
Doakan aja, saling mempersiapkan adalah lebih baik…
Oleh: mutiatun on Juli 30, 2008
at 8:21 am
^_^ Alhamdulillah…
*ikutan sujud syukur ah….
Oleh: insansains on Juli 31, 2008
at 7:09 am
mau walimah ni ceritanya teh
selamat yah…
Oleh: shaffiyah on Agustus 6, 2008
at 7:13 am
wah….maksudnya apa ya..???
Ada pencuri di pesta perkawinan …????
kenapa nggak digebukin aja….??!!!
Oleh: pilabeanku on Agustus 9, 2008
at 10:08 am
alhamdulillah, selamat kalo gt,,
btw ini teh mutiyang mana ya?
saya kimia unnes 2000
salam kenal
Oleh: yella on Agustus 9, 2008
at 2:23 pm
pencuri hatiku telah ku tinggalkan… we e e
Oleh: ahlis on Agustus 12, 2008
at 4:06 am
mali………………..ng……!!!!!!!!!!!!!!!!!
Oleh: ahlis on Agustus 12, 2008
at 4:06 am