Hati 2 : ” Kamu pilih siapa? “
Hati 1 : ” Aku pilih Fatimah, yang hanya untuk Ali dan Ali hanya untuk Fatimah. Buikan Fatimah 1, Fatimah 2. “
Hati 2 : ” Kenalkah kau dengan Rasulullah? Yang hanya beristrikan 1 gadis. Tak ada selain Aisyah. Tapi semuanya berada dalam garda terdepan umat Islam.”
Hati 1 : ” kalo gitu, bukan harus aku yang di posisi 2″
Hati 2 : ” Bukankah Aisyah ra. di posisi 2? “
Hati 1 : ” Iya. Tapi Aisyah tak pernah cemburu pada siapapun kecuali Khadijah, padahal Khadijah sudah meninggal. Sehingga sudah tak ada lagi yang harus di cemburui. “
Ya Allah…. satukanlah dua hati ini. Agar dunia ini menjadi indah. Agar prinsip ini bisa ditegakan. Agar Islam ini jaya. Agar umat Islam berada di garda terdepan.


Semoga dunia ini menjadi indah dan damai dengan islam……..
Kenapa AIsyah cembru dng Khadijah, padahal dia sudah meninggal>>?
Oleh: hafidzi on Mei 15, 2008
at 8:44 am
amiiiiin…..
cemburu itu kadang perlu…
cuma yah hrs tau posisinya ajah
Oleh: theloebizz on Mei 15, 2008
at 4:05 pm
Kedua hati tidak harus bersatu, tapi bersinergi, karena keduanya diperlukan.
Oya Aisyah ra, hanya cemburu pada Khadijah ? coba deh kita simak lagi, bagaimana cemburunya para istri RAsul SAW, yang dibingkai dalam iman
Oleh: kakanda on Mei 16, 2008
at 2:36 am
setuju sama kakanda
Oleh: hanggadamai on Mei 16, 2008
at 7:37 am
[...] cemburu menyapa Mei 16, 2008 Ketika membaca sebuah postingan saudariku, rasanya ada beberapa yang perlu diklarifikasi, diantaranya, benarkah Aisyah ra hanya [...]
Oleh: Saat cemburu menyapa « Kakanda Berbagi on Mei 16, 2008
at 10:39 am
amiin
semoga cahaya islam memancar di setiap rumah tangga muslim/ah
Oleh: Zulmasri on Mei 16, 2008
at 2:40 pm
MARI ISLAM BERDIRI DI GARDA DEPAN
DUKUNG & DOAKAN TIM UBER INDONESIA
SEMOGA JADI JUARA
Oleh: indra1082 on Mei 17, 2008
at 4:29 am
Cemburu tandanya cinta.
Oleh: Edi Psw on Mei 17, 2008
at 8:25 am
copas ajah
:
Dalam koridor rumah tangga, cemburu adalah ibadah. Rasulullah bersabda, “Ya, jihad mereka adalah kecemburuan, dan mereka harus mengendalikan diri mereka. Jika mampu bersabar, berarti mereka bagaikan seorang mujahid. Dan jika mereka rela, maka mereka bagaikan murabith, dan mereka mendapatkan dua pahala.”
Wallahua’lam
Oleh: fisha17 on Mei 17, 2008
at 12:16 pm
eh salah comment nehh hihihi.. sorry jeng
Oleh: fisha17 on Mei 17, 2008
at 12:17 pm
Amiiinnn …
Oleh: fisha17 on Mei 17, 2008
at 12:18 pm
ini postingannya bercabang kemana-mana ya?
subhanallah
Oleh: arifrahmanlubis on Mei 19, 2008
at 8:44 am
indahnya jika hanya satu
Oleh: achoey sang khilaf on Mei 21, 2008
at 3:22 am
keluarga Rasulullah itu memang indah dan romantis
Oleh: Menik on Mei 21, 2008
at 8:30 am
amin
ya robbal alamin
Oleh: realylife on Mei 22, 2008
at 11:32 am
Indah jika cahaya illahi robbi selalu menyinari kita teh…
Oleh: azaxs on Mei 23, 2008
at 10:03 am
semangat tuk berkreasi kembali dik!
Oleh: achoey sang khilaf on Mei 23, 2008
at 10:58 am
memilih untuk jd fatimah jg gpp kaaan…sprt fatimah utk ali dan ali utk fatimah…
Oleh: ventin on Mei 24, 2008
at 7:08 am
Oleh: shaffiyah on Mei 24, 2008
at 9:19 am
biar lebih tenang, satu lebih baik.
Oleh: RhyzQ on Mei 28, 2008
at 6:13 am
Bangun teh!
Oleh: azaxs on Mei 30, 2008
at 9:15 am
[...] membaca sebuah postingan saudariku, rasanya ada beberapa yang perlu dicek lagi referensinya, diantaranya, benarkah Aisyah ra [...]
Oleh: Saat cemburu menyapa « Dastini’s Weblog on Juli 31, 2008
at 6:15 am