Oleh: mutiatun | Desember 23, 2007

SabaRkU………..

Ketika Islam mengajarkan kesabaran, maka aku bertanya sabar yang seperti apa? Ketika orang berkata “kesabaranku habis”, Maka dalam pikiranku sabarku hanya satu dua hari. Ketika ku melirik di kenyataan, maka kuharus bersabar bagaikan air yang memecahkan batu.

SABARKU…..

Sabarku …………..

padamu, padanya dan pada kalian

Tak sepanjanag jalan perjalanan

Sabarku …………….

padamu, padanya dan pada kalian

Hanyalah seperti setetes air

Bukan air sungai yang mengalir deras

Tak jua seluas air di samudera

Sabarku…………

padamu, padanya dan pada kalian….

Hanyalah setetes air

yang menembus di sela-sela bebatuan

Lalu menetes diatas sebuah batu besar

Yang kuberi nama kamu, dia, mereka dan kalian

Sabarku…………….

padamu, padanya dan pada kalian….

Tak sebesar dunia,

Tapii….

Kan ku berikan setetes demi setetes sabarku

Selama waktu yang Dia berikan padaku

Hingga suatu saat nanti batukan terkikis

Dan saat itu……..

kamu, dia dan kalian baru menyadari

Betapa tulusnya aku sabar padamu, padanya dan pada kalian


Tanggapan

  1. MasyaAllah…
    suara-suara dari bukit pun berseru
    kamulah pohon yg sabar di antara hutan yang sangar
    dan aku…
    tak punya kata-kata lagi untuk membuatmu kagum padaku
    layaknya raksasa yang kalah


Beri tanggapan

Your response:

Kategori